Majalah Sports: Honda
Headlines News :

Latest Post

Tampilkan postingan dengan label Honda. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Honda. Tampilkan semua postingan

Dovizioso: Sulit Hentikan Stoner

Casey Stoner

Majalah Sports - MIMOSAS Casey Stoner kembali diunggulkan untuk menjadi juara di MotoGP 2012. Menurut pembalap Andrea Dovizoso, sulit sekali untuk menghentikan Stoner memenangi gelar juara musim ini.

“Stoner memenangi gelar juara tahun lalu dan bisa menjadi sangat tangguh tahun ini. Sangat sulit bagi pembalap lain. Dia memang sangat cepat sekali, tapi kami harus mencoba menghentikannya,” kata Dovizioso.

Dovizioso memang sadar dengan kemampuan Stoner. Pembalap asal Amerika itu pernah menjadi rekan setim pembalap 26 tahun itu. Tak heran, Dovizioso sadar sangat sulit untuk menghentikan kejayaan Stoner musim ini.

Seperti diketahui, balapan MotoGP 2012 akan dimulai di Qatar dalam hitungan hari. Stoner memang menjadi favorit untuk mempertahankan gelar juara, yang diraihnya pada musim kemarin secara dominan.

Pada musim lalu, pembalap Repsol Honda itu memang mendominasi balapan MotoGP dengan memenangi 10 kali lomba. Penampilan gemilang Stoner sendiriberlanjut pada sesi tes resmi MotoGP.

Dalam dua kali tes yang berlangsung di Sirkuit Sepang dan satu di Sirkuit Jerez, pembalap asal Australia itu mencatatkan waktu sebagai pembalap tercepat, yang membuatnya kembali diunggulkan.

“Stoner memang sangat cepat. Tapi, sekarang dia memiliki motor yang sama, dia sangat menyukainya dan Stoner lebih cepat dua detik dari semua pembalap dan ini sangat tidak dipercaya. Stoner pembalap berbakat,” tandasnya dilansir MCN, Selasa (3/4/2012).

Stoner Soal Rasa Gugup dan Mick Doohan


Stoner Soal Rasa Gugup dan Mick DoohanJakarta - Sudah sembilan tahun terjun di balapan grand prix, Casey Stoner masih menghadapi masalah yang sama seperti pembalap lainnya. Sebelum balapan, rasa gugup kerap menyerang rider Honda itu.

"Tentu saja, bagaimanapun saya cuma manusia biasa," sahut Stoner dalam wawancaranya dengan Gulf Times.

Stoner sudah terjun ke grand prix balap motor sejak tahun 2003, atau saat usianya masih 17 tahun. Memulai dari kelas 125 cc, dia naik tingkat ke 250 cc pada tahun 2005. Sementara keikutsertaannya di ajang MotoGP dimulai pada musim 2006.

Tapi sebelum menjalani itu semua, perkenalan pertama Stoner dengan sepeda motor terjadi saat dia masih berusia tiga tahun. Tumbuh dan besar di Australia, dia pun sangat mengidolai Mick Doohan.

"Saya memulai berkendara sejak usia sangat muda, saat masih berusia tiga tahun, dan saya langsung merasa nyaman serta gembira berada di atas motor."

"Doohan selalu menjadi pahlawan buat saya dan pastinya jadi inspirasi penting buat saya. Apa yang dia raih setelah kecelakaan dan cedera adalah sesuatu yang luar biasa," lanjut juara dunia dua kali di kelas MotoGP itu.

Stoner: Lintasan Seperti Jerez Bikin Frustrasi

Casey Stoner


Jerez - Dengan tenaga lebih besar yang dimiliki motor 1.000cc, lintasan-lintasan tertentu seperti Jerez memunculkan problem tersendiri, sebagaimana yang dirasakan oleh Casey Stoner. Kenapa?

Musim ini para penikmat MotoGP akan sangat menantikan aksi para pebalap menggeber tunggangannya melebihi kecepatan 354 per jam di sirkuit-sirkuit cepat macam Losail, Catalunya, dan Mugello.

Di Losail yang memiliki lebar lintasan 12 meter, setidaknya ada trek lurus terpanjang yang membentang sampai 1.068 meter untuk para rider tancap gas.

Tak jauh berbeda halnya dengan Mugello, yang lebar lintasannya 14 meter dan memiliki trek lurus terpanjang sampai 1.141 meter. Sementara Catalunya meski hanya memiliki lebar resmi 12 meter, trek lurus terpanjangnya membentang sampai 1.047 meter.

Sirkuit-sirkuit cepat macam ketiganya niscaya akan menjadi pentas menarik buat para rider untuk adu cepat dengan motor 1.000cc. Namun, sebaliknya dengan lintasan dengan karakteristik lambat.

Di Jerez, misalnya. Sirkuit yang akan menjadi tempat seri balapan ke-2 itu memiliki lebar lintasan ketat, 11 meter, dengan trek lurus terpanjangnya "cuma" 607 meter.

Tidak heran kalau kemudian Jerez--dan sangat mungkin lintasan berkarakteristik serupa seperti Sachsenring yang punya lebar 12 meter dan trek lurus terpanjang 700 meter--bikin frustrasi Stoner selama sesi tes pra-musim selama tiga hari pekan lalu, kendati ia menyudahi tes dengan waktu tercepat.

"Lintasan seperti ini terlalu kecil, terutama untuk motor besar seperti ini. Anda tak butuh masuk ke gigi enam. Bahkan di Laguna Seca pun saya pikir kita masih akan bisa memiliki kecepatan lebih tinggi," tutur Stoner kepada MCN.

Laguna Seca yang disinggung si rider Honda memang cuma memiliki trek lurus terpanjang 453 meter, tetapi setidaknya lintasannya lebih lebar dari Jerez, yakni 15 meter.

"Di sini berkendara jadi bikin frustrasi karena harus terus menurunkan dan menaikkan kecepatan dari satu tikungan ke tikungan selanjutnya, dan tidak ada zona di mana Anda bisa mendayugunakan tenaga motor ini dengan baik."

"Ketika kami tiba di lintasan yang lebih terbuka, buatku akan lebih menarik karena aku jadi bisa mengeluarkan tenaga dari motor ini," simpul sang juara bertahan.

Sport News

More on this category »
 
Support : Rasa Susu Segar | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Majalah Sports - All Rights Reserved
Template Modify by Creating Website
Proudly powered by Blogger