Latest Post
Tampilkan postingan dengan label Sport Lain. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sport Lain. Tampilkan semua postingan
17.29
Majalah-Sports - BANDUNG- Sebagai salah satu persiapan menjelang persiapan PON XVIII 2012 di Riau, tim Gulat Jawa Barat akan menggelar try out ke Kalimantan Selatan pada tanggal 8 sampai dengan 17 April mendatang.
Asisten pelatih gulat gaya bebas Jawa Barat, Hadi Kurnia mengungkapkan alasan kenapa Kalimantan Selatan menjadi daerah yang dipilih. Kalimantan Selatan menjadi salah satu provinsi yang dituju daerah-daerah lain untuk sasaran try out. Alasannya, Kalsel dinyatakan sukses sebagai daerah yang berprestasi di cabor ulat tingkat Asia.
“Bulan ini kami akan insya Allah akan melakukan try out ke Kalsel, karena kalsel merupakan salah satu daerah yang memiliki prestasi di cabor gulat,”katanya kemarin saat ditemui seusai latihan.
Pengda PGSI Jabar akan memberangkatkan 13 atletnya untuk mengikuti program try out tersebut. Yaitu lima orang pegulat putri dan delapan orang pegulat putra. Keberangkatan mereka akan didampingi tim pelatih yang berjumlah lima orang pelatih.
Tiga orang pelatih Indonesia yaitu Bambang Ernawan sebaai pelatih kepala, andri Kurnia, dan Hadi Kurnia. Sedangkan untuk Pelatih asingnya ada Shi Jin Chul dan Lee Jae Woo yang selama ini membantu proses latihan.
Rencananya menurut Hadi, para atlet akan berlatih tanding berbagi pengalaman dengan atlet-atlet Kalsel dan kalau memang bertepatan sedang ada kejuaraan di sana tim Jabar akan ikut serta di kejuraan tersebut.
“Di sana kami akan berlatih tanding, dan kalau memang ada kejuaraan kami akan mengikutinya,selain itu juga try out ini kami jadikan sebagai strategi melihat kekuatan lawan,” kata Hadi kemarin.
Saat ini centralisasi atlet sedang difokuskan pada peningkatan kondisi fisik dan sedikit polesan teknik. Setiap tiga bulan sekali tim pelatih selalu mengadakan tes untuk para pegulatnya, untuk menetahui sejauh mana perkembangan atlet yang sudah melakukan pemusatan latihan dari Mei 2011 silam.
Para atlet gulat Pelatda Jabar saat in terus melakukan latihan intensif untuk mendapatkan hasil maksimal peraihan medali di PON ke 18 nanti di Riau. Selain dilatih pelatih asal Indonesia, untuk memoles kemampuannya mereka juga dilatih oleh dua orang pelatih asing asal Korea selatan.
Hadi juga menilai untuk meningkatkan kualitas dan jam terbang para atletnya, mereka harus memperbanyak sparing partner dengan pegulat-pegulat di daerah lain yang berprestasi di bidangnya.
Setelah melakukan try out, kata Hadi tim pelatih akan langsung mengevaluasi para atlet untuk dipersiapkan pada kejuaraan Jabar Open yang rencananya akan diselenggarakan pada tangal 20 Mei mendatang.
Peningkatan performa para atlet dinilai sudah mengalami peningkatan, karena selama ini tim pelatih terus meningkatkan menu latihan. Sehingga pada PON XVIII nanti, para pegulat lebih siap dan percaya diri menghadapi lawan tandingnya.
Para Pegulat Jabar Kunjungi Kalsel
Majalah-Sports - BANDUNG- Sebagai salah satu persiapan menjelang persiapan PON XVIII 2012 di Riau, tim Gulat Jawa Barat akan menggelar try out ke Kalimantan Selatan pada tanggal 8 sampai dengan 17 April mendatang.
Asisten pelatih gulat gaya bebas Jawa Barat, Hadi Kurnia mengungkapkan alasan kenapa Kalimantan Selatan menjadi daerah yang dipilih. Kalimantan Selatan menjadi salah satu provinsi yang dituju daerah-daerah lain untuk sasaran try out. Alasannya, Kalsel dinyatakan sukses sebagai daerah yang berprestasi di cabor ulat tingkat Asia.
“Bulan ini kami akan insya Allah akan melakukan try out ke Kalsel, karena kalsel merupakan salah satu daerah yang memiliki prestasi di cabor gulat,”katanya kemarin saat ditemui seusai latihan.
Pengda PGSI Jabar akan memberangkatkan 13 atletnya untuk mengikuti program try out tersebut. Yaitu lima orang pegulat putri dan delapan orang pegulat putra. Keberangkatan mereka akan didampingi tim pelatih yang berjumlah lima orang pelatih.
Tiga orang pelatih Indonesia yaitu Bambang Ernawan sebaai pelatih kepala, andri Kurnia, dan Hadi Kurnia. Sedangkan untuk Pelatih asingnya ada Shi Jin Chul dan Lee Jae Woo yang selama ini membantu proses latihan.
Rencananya menurut Hadi, para atlet akan berlatih tanding berbagi pengalaman dengan atlet-atlet Kalsel dan kalau memang bertepatan sedang ada kejuaraan di sana tim Jabar akan ikut serta di kejuraan tersebut.
“Di sana kami akan berlatih tanding, dan kalau memang ada kejuaraan kami akan mengikutinya,selain itu juga try out ini kami jadikan sebagai strategi melihat kekuatan lawan,” kata Hadi kemarin.
Saat ini centralisasi atlet sedang difokuskan pada peningkatan kondisi fisik dan sedikit polesan teknik. Setiap tiga bulan sekali tim pelatih selalu mengadakan tes untuk para pegulatnya, untuk menetahui sejauh mana perkembangan atlet yang sudah melakukan pemusatan latihan dari Mei 2011 silam.
Para atlet gulat Pelatda Jabar saat in terus melakukan latihan intensif untuk mendapatkan hasil maksimal peraihan medali di PON ke 18 nanti di Riau. Selain dilatih pelatih asal Indonesia, untuk memoles kemampuannya mereka juga dilatih oleh dua orang pelatih asing asal Korea selatan.
Hadi juga menilai untuk meningkatkan kualitas dan jam terbang para atletnya, mereka harus memperbanyak sparing partner dengan pegulat-pegulat di daerah lain yang berprestasi di bidangnya.
Setelah melakukan try out, kata Hadi tim pelatih akan langsung mengevaluasi para atlet untuk dipersiapkan pada kejuaraan Jabar Open yang rencananya akan diselenggarakan pada tangal 20 Mei mendatang.
Peningkatan performa para atlet dinilai sudah mengalami peningkatan, karena selama ini tim pelatih terus meningkatkan menu latihan. Sehingga pada PON XVIII nanti, para pegulat lebih siap dan percaya diri menghadapi lawan tandingnya.
00.56
Facro - Rifat Sungkar akan mengikuti mengikuti salah
satu seri World Rally Championship (WRC), yaitu Vodafone Rally de
Portugal. Ia mengaku tak bermasalah dengan kondisi cuaca, namun lebih
memikirkan kondisi medan tempat berlangsungnya reli.
Setelah menempuh perjalanan selama kurang lebih 30 jam, pereli Indonesia itu sudah melakukan survey lintasan sejak hari Senin (26/3/2012) lalu. Rifat, yang berada di bawah bendera tim Fastron World Rally Team, menyebutkan beberapa kendala.
Menurut Rifat, yang akan menjadi tantangan di Rally Portugal ini adalah debu yang beterbangan akibat dilewati mobil sebelumnya, karena akan mengganggu jarak pandang, sementara mobil dipacu dengan kecepatan maksimum dimana interval antara peserta adalah satu menit.
"Lintasan yang kita survey bertipe hard base, cenderung berdebu dan berbatu,"
Sementara cuaca di Portugal yang mencapai 20C di siang hari dan 5C di pagi hari, tidak menjadi kendala bagi Rifat. Ia lebih mengomentari situasi medan yang naik-turun dan penuh jalan berliku.
"Kecepatan kendaraan akan sangat bervariasi, karena lintasannya menggabungkan lintasan terbuka yang lebar, jalur yang sempit, serta naik-turun perbukitan dengan jalan berliku," tukasnya.
Seri WRC Portugal sendiri akan berlangsung dari tanggal 29 Maret hingga 1 April mendatang. Rally de Portugal berjarak total 1.564,26 kilometer yang terbagi dalam 22 special stage dimana 3 stage yang akan dilakukan pada malam hari.
Rifat Sungkar Siap Berlaga di WRC Portugal
Facro - Rifat Sungkar akan mengikuti mengikuti salah
satu seri World Rally Championship (WRC), yaitu Vodafone Rally de
Portugal. Ia mengaku tak bermasalah dengan kondisi cuaca, namun lebih
memikirkan kondisi medan tempat berlangsungnya reli.Setelah menempuh perjalanan selama kurang lebih 30 jam, pereli Indonesia itu sudah melakukan survey lintasan sejak hari Senin (26/3/2012) lalu. Rifat, yang berada di bawah bendera tim Fastron World Rally Team, menyebutkan beberapa kendala.
Menurut Rifat, yang akan menjadi tantangan di Rally Portugal ini adalah debu yang beterbangan akibat dilewati mobil sebelumnya, karena akan mengganggu jarak pandang, sementara mobil dipacu dengan kecepatan maksimum dimana interval antara peserta adalah satu menit.
"Lintasan yang kita survey bertipe hard base, cenderung berdebu dan berbatu,"
Sementara cuaca di Portugal yang mencapai 20C di siang hari dan 5C di pagi hari, tidak menjadi kendala bagi Rifat. Ia lebih mengomentari situasi medan yang naik-turun dan penuh jalan berliku.
"Kecepatan kendaraan akan sangat bervariasi, karena lintasannya menggabungkan lintasan terbuka yang lebar, jalur yang sempit, serta naik-turun perbukitan dengan jalan berliku," tukasnya.
Seri WRC Portugal sendiri akan berlangsung dari tanggal 29 Maret hingga 1 April mendatang. Rally de Portugal berjarak total 1.564,26 kilometer yang terbagi dalam 22 special stage dimana 3 stage yang akan dilakukan pada malam hari.
00.53
Jakarta - Adwitya Amandio, mungkin belum banyak yang
mengenal siapa pemudia berusia 19 tahun ini. Berawal dari iseng-iseng
menjajal dunia drifting, kini Dio siap mengharumkan nama Indonesia di ajang internasional.
"Pertama kali ikut event-event kecil. Awalnya cuma iseng-iseng aja eh terus menang. Pada tahun 2009 ikut kompetisi yang diadakan Achilles. Lalu saya dibawa Achilles ke Formula Dritft Thailand tahun 2010. Di sanalah saya mulai serius di dunia ini," begitulah tutur Dio kepada wartawan dalam acara jumpa persi di Negev Restaurant, Jakarta, Jumat (30/3/2012) malam WIB.
Acara itu memang digelar sebagai peresmian keikutsertaan Dio dan timnya, William Syailendra Achilles (WSA) Drift Team dalam ajang Formula Drift Asia serta Formula Drift Amerika Serikat tahun ini.
Dua ajang yang di tahun sebelumnya sudah diikuti oleh Dio. Hasilnya pun tak begitu mengecewakan karena Dio berhasil duduk di tiga besar FD Asia serta 40 besar FD Amerika Serikat.
Berikut adalah profil singkat drifter yang akan menggunakan mobil Nissan S15 untuk FD Asia serta Nissan 350Z untuk FD AS.
Nama: Emmanuel Adwitya Amandio
Tanggal Lahir: 20 September 1992
Domisili: Jakarta
Kegiatan Otomotif: Drifting, Rally
Pekerjaan: Car Livery Designer
Jumlah Piala: 200+
Karier Otomotif
- 2007 1st Goodyear Night Drift
- 2008 runner up Goodyear Night Drift
- 2009 runner up Achilles Drift Battel
- 2009 First Competing on Formula Drift Asia - Thailand
- 2010 Achilles Drift Battle Champion
- 2010 Formulai Drift Asia 3rd position
- 2011 Jakdrift Champion
- 2011 Rookie Formula Drift Asia
Penghargaan
- IMI Award - Youngest Rally Competitor
- IMI Award - Best GR2 Driver - 2006
- IMI Award - Besr GR2 Driver - 2007
- Goodyear Night Drift Best Drifter - 2007
- IMI Awaed - Best GR2 Driver - 2008
Dari Iseng-iseng, Dio Coba Taklukkan Dunia Lewat Drifting
Jakarta - Adwitya Amandio, mungkin belum banyak yang
mengenal siapa pemudia berusia 19 tahun ini. Berawal dari iseng-iseng
menjajal dunia drifting, kini Dio siap mengharumkan nama Indonesia di ajang internasional."Pertama kali ikut event-event kecil. Awalnya cuma iseng-iseng aja eh terus menang. Pada tahun 2009 ikut kompetisi yang diadakan Achilles. Lalu saya dibawa Achilles ke Formula Dritft Thailand tahun 2010. Di sanalah saya mulai serius di dunia ini," begitulah tutur Dio kepada wartawan dalam acara jumpa persi di Negev Restaurant, Jakarta, Jumat (30/3/2012) malam WIB.
Acara itu memang digelar sebagai peresmian keikutsertaan Dio dan timnya, William Syailendra Achilles (WSA) Drift Team dalam ajang Formula Drift Asia serta Formula Drift Amerika Serikat tahun ini.
Dua ajang yang di tahun sebelumnya sudah diikuti oleh Dio. Hasilnya pun tak begitu mengecewakan karena Dio berhasil duduk di tiga besar FD Asia serta 40 besar FD Amerika Serikat.
Berikut adalah profil singkat drifter yang akan menggunakan mobil Nissan S15 untuk FD Asia serta Nissan 350Z untuk FD AS.
Nama: Emmanuel Adwitya Amandio
Tanggal Lahir: 20 September 1992
Domisili: Jakarta
Kegiatan Otomotif: Drifting, Rally
Pekerjaan: Car Livery Designer
Jumlah Piala: 200+
Karier Otomotif
- 2007 1st Goodyear Night Drift
- 2008 runner up Goodyear Night Drift
- 2009 runner up Achilles Drift Battel
- 2009 First Competing on Formula Drift Asia - Thailand
- 2010 Achilles Drift Battle Champion
- 2010 Formulai Drift Asia 3rd position
- 2011 Jakdrift Champion
- 2011 Rookie Formula Drift Asia
Penghargaan
- IMI Award - Youngest Rally Competitor
- IMI Award - Best GR2 Driver - 2006
- IMI Award - Besr GR2 Driver - 2007
- Goodyear Night Drift Best Drifter - 2007
- IMI Awaed - Best GR2 Driver - 2008
01.43
BANDUNG – Untuk menambah jam terbang dan mengukur kemampuan hasil latihan dan evaluasi hasil program character building para atlet Pelatda PON Jabar yang telah digelar KONI Jabar selama 10 hari, tim sepak takraw putri Jawa Barat akan melakukan pemusatan latihan mulai April mendatang untuk persiapan kejuaraan tingkat nasional Kartini Cup di Palu, Sulawesi Tengah.
Semakin dekatnya pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XVIII di Riau, tim sepak takraw Jawa Barat mulai mematangkan persiapannya dengan mengikuti kejuaraan-kejuaraan yang dijadwalkan Pengurus Besar Persatuan Takraw Seluruh Indonesia (PB PON).
Salah satunya yaitu Kejuaraan tingkat nasional Kartini Cup yang akan diadakan di Palu, Sulawesi Tengah pada tanggal 12 – 21 April mendatang dan akan diikuti sebanyak 33 Provinsi di Indonesia.
“Sebagai tahap evaluasi hasil latihan dan pembentukan karakter yang sudah dilakukan para atlet, kami akan mengikuti kejuaraan Kartini Cup yang akan di adakan di Palu, Sulteng,” kata Wakil Sekretaris Umum, Pengda PSTI Jabar, Dede Supriadi.
Dede menilai, dengan sisa waktu yang tersisa untuk menghadapi PON ke 18, September mendatang, para atlet Pelatda Jabar cabor sepak takraw memerlukan try out dan uji coba-iju coba kejuaraan untuk memetangkan performanya nanti di PON Riau.
“Persiapan sudah kita lakukan jauh-jauh hari, namun untuk pematangan para atlet mereka membutuhkan try out atau pun try in sebagai uji coba hasil latihan yang telah mereka lakukan,” tegasnya.
Rencananya tim sepak takraw Jabar akan berangkat ke Palu pada tanggal 11 April, dan mengikuti Manager meeting pada tanggal 12 April. Kejuaran tersebut menurtnya, akan dibuka langsung oleh Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Andi Malarangeng.
Menurut Dede, tim Pelatda PON sepak takraw putri Jabar diperkuat lima orang atlet, yaitu Lena, Leni, Nenden, Yuni dan Tirani. Dengan didampingi Pelatihnya, Sunata dan Asisten Pelatih, Fitriadi.
Memasuki masa pemusatan latihan mulai bulan april mendatang, para atlet takraw Jabar akan mulai sentralisasi di GOR Takraw Lodaya, Bandung. Sebelum mengikuti Kejuaraan kartini CUP tersebut, Pengda PTSI Jabar, akan melakukan uji coba antara tim sepak takraw putri Jabar dengan tim sepak takraw putra Kota Bandung.
“Setelah beberapa hari nanti melakukan sentralisasi, dan sebagai persiapan untuk menghadapi kejuaraan di Palu, kita akan menguji cobakan para atlet pelatda Jabar dengan tim putra Kota Bandung,” ujar Dede.
Adapun nomor yang pertandingkan nanti yakni nomor tim, regu, dan double event. Pada kejuaraan Kartini CUP nanti, tim takraw Jabar hanya mengikuti dua nomor saja, yaitu nomor tim dan double event. Tim Pelatda PON takraw putri Jabar menargetkan emas pada nomor double event.
Cabor Sepak Takraw Lakukan Try Out
BANDUNG – Untuk menambah jam terbang dan mengukur kemampuan hasil latihan dan evaluasi hasil program character building para atlet Pelatda PON Jabar yang telah digelar KONI Jabar selama 10 hari, tim sepak takraw putri Jawa Barat akan melakukan pemusatan latihan mulai April mendatang untuk persiapan kejuaraan tingkat nasional Kartini Cup di Palu, Sulawesi Tengah.
Semakin dekatnya pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XVIII di Riau, tim sepak takraw Jawa Barat mulai mematangkan persiapannya dengan mengikuti kejuaraan-kejuaraan yang dijadwalkan Pengurus Besar Persatuan Takraw Seluruh Indonesia (PB PON).
Salah satunya yaitu Kejuaraan tingkat nasional Kartini Cup yang akan diadakan di Palu, Sulawesi Tengah pada tanggal 12 – 21 April mendatang dan akan diikuti sebanyak 33 Provinsi di Indonesia.
“Sebagai tahap evaluasi hasil latihan dan pembentukan karakter yang sudah dilakukan para atlet, kami akan mengikuti kejuaraan Kartini Cup yang akan di adakan di Palu, Sulteng,” kata Wakil Sekretaris Umum, Pengda PSTI Jabar, Dede Supriadi.
Dede menilai, dengan sisa waktu yang tersisa untuk menghadapi PON ke 18, September mendatang, para atlet Pelatda Jabar cabor sepak takraw memerlukan try out dan uji coba-iju coba kejuaraan untuk memetangkan performanya nanti di PON Riau.
“Persiapan sudah kita lakukan jauh-jauh hari, namun untuk pematangan para atlet mereka membutuhkan try out atau pun try in sebagai uji coba hasil latihan yang telah mereka lakukan,” tegasnya.
Rencananya tim sepak takraw Jabar akan berangkat ke Palu pada tanggal 11 April, dan mengikuti Manager meeting pada tanggal 12 April. Kejuaran tersebut menurtnya, akan dibuka langsung oleh Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Andi Malarangeng.
Menurut Dede, tim Pelatda PON sepak takraw putri Jabar diperkuat lima orang atlet, yaitu Lena, Leni, Nenden, Yuni dan Tirani. Dengan didampingi Pelatihnya, Sunata dan Asisten Pelatih, Fitriadi.
Memasuki masa pemusatan latihan mulai bulan april mendatang, para atlet takraw Jabar akan mulai sentralisasi di GOR Takraw Lodaya, Bandung. Sebelum mengikuti Kejuaraan kartini CUP tersebut, Pengda PTSI Jabar, akan melakukan uji coba antara tim sepak takraw putri Jabar dengan tim sepak takraw putra Kota Bandung.
“Setelah beberapa hari nanti melakukan sentralisasi, dan sebagai persiapan untuk menghadapi kejuaraan di Palu, kita akan menguji cobakan para atlet pelatda Jabar dengan tim putra Kota Bandung,” ujar Dede.
Adapun nomor yang pertandingkan nanti yakni nomor tim, regu, dan double event. Pada kejuaraan Kartini CUP nanti, tim takraw Jabar hanya mengikuti dua nomor saja, yaitu nomor tim dan double event. Tim Pelatda PON takraw putri Jabar menargetkan emas pada nomor double event.
11.54
JAKARTA- Komite Olimpiade Indonesia (KOI) resmi membentuk Badan Arbitrase Keolahragaan Indonesia (BAKI) sesuai dengan Rapat Anggota KOI 2012 No. Kep.08/RA-KOI/I/2012. Dengan demikian, mulai hari ini, Selasa (27/3/2012) BAKI secara resmi mulai aktif melakukan aktifitasnya.
Ketua BAKI, Mohamed Idwan Ganie mengatakan mulai saat ini BAKI telah dioperasionalkan secara penuh untuk menerima perkara arbitrase terkait keolahragaan di Indonesia.
"BAKI ada tiga produk. Pertama arbitrase, kedua memberi pendapat dan ketiga mediasi. Semua tentunya apabila pihak yang berselisih tidak mencapai mufakat sesuai ketentuan organisasi masing-masing," ujarnya di kantor KOI.
Untuk sementara waktu, BAKI diisi oleh delapan orang. Selain Ganie terdapat sejumlah nama-nama seperti Anangga Wardhana Roosdiono (Wakil) dan anggota meliputi Arief T. Surowidjojo, Hikmahanto Juwana, Lelyana Santosa, Nursjahbani Kantjasungkana, Pradjoto dan Yosua Makes. "Ini praktisi-praktisi hukum termasuk terunggul di tanah air," bebernya.
Namun ada yang aneh dengan dibentuknya BAKI, karena Indonesia sendiri memiliki Baori bentukan KONI yang memiliki fungsi yang sama. Menanggapi hal tersebut, Ganie menambahkan BAKI adalah badan yudikatif yang harus dibentuk sesuai anggaran dasar KOI.
"Jadi ini tidak tiba-tiba. Memang selama ini badan yudikatif belum pernah terbentuk," ungkapnya.
Ia juga menepis adanya BAKI merupakan langkah lanjutan dari masalah sepak bola Indonesia. Dimana PSSI berencana akan melaporkan hal ini kepada BAKI.
"Ini tidak ada kaitan dengan PSSI, mungkin hanya berbarengan saja, memang diharapkan penyelesaian perselihan keolahragaan bisa diselesaikan oleh badan arbitrase di Indonesia," ujarnya.
Badan Arbitrase Olahraga Indonesia Mulai Aktif

JAKARTA- Komite Olimpiade Indonesia (KOI) resmi membentuk Badan Arbitrase Keolahragaan Indonesia (BAKI) sesuai dengan Rapat Anggota KOI 2012 No. Kep.08/RA-KOI/I/2012. Dengan demikian, mulai hari ini, Selasa (27/3/2012) BAKI secara resmi mulai aktif melakukan aktifitasnya.
Ketua BAKI, Mohamed Idwan Ganie mengatakan mulai saat ini BAKI telah dioperasionalkan secara penuh untuk menerima perkara arbitrase terkait keolahragaan di Indonesia.
"BAKI ada tiga produk. Pertama arbitrase, kedua memberi pendapat dan ketiga mediasi. Semua tentunya apabila pihak yang berselisih tidak mencapai mufakat sesuai ketentuan organisasi masing-masing," ujarnya di kantor KOI.
Untuk sementara waktu, BAKI diisi oleh delapan orang. Selain Ganie terdapat sejumlah nama-nama seperti Anangga Wardhana Roosdiono (Wakil) dan anggota meliputi Arief T. Surowidjojo, Hikmahanto Juwana, Lelyana Santosa, Nursjahbani Kantjasungkana, Pradjoto dan Yosua Makes. "Ini praktisi-praktisi hukum termasuk terunggul di tanah air," bebernya.
Namun ada yang aneh dengan dibentuknya BAKI, karena Indonesia sendiri memiliki Baori bentukan KONI yang memiliki fungsi yang sama. Menanggapi hal tersebut, Ganie menambahkan BAKI adalah badan yudikatif yang harus dibentuk sesuai anggaran dasar KOI.
"Jadi ini tidak tiba-tiba. Memang selama ini badan yudikatif belum pernah terbentuk," ungkapnya.
Ia juga menepis adanya BAKI merupakan langkah lanjutan dari masalah sepak bola Indonesia. Dimana PSSI berencana akan melaporkan hal ini kepada BAKI.
"Ini tidak ada kaitan dengan PSSI, mungkin hanya berbarengan saja, memang diharapkan penyelesaian perselihan keolahragaan bisa diselesaikan oleh badan arbitrase di Indonesia," ujarnya.
11.51
LOS ANGELES - Ketertarikan mantan salah satu legenda
NBA, Magic Johnson, untuk membeli salah satu tim legendaris bisbol
ternyata bukan rahasia lagi.
Menurut Associated Press, pemilik Los Angeles Dodgers, Frank McCourt, telah mengumumkan bahwa mereka telah memiliki kesepakatan sebesar 2 miliar dollar AS (sekitar Rp 18,1 triliun) kepada sebuah kelompok yang berisikan mantan bintang Lakers tersebut, serta mantan pemain bisbol Atlanta Braves dan Presiden Washington Nationals, Stan Kasten. Dengan harga tersebut, itu akan menjadi pembelian termahal sepanjang sejarah dunia bisbol Amerika.
McCourt mengungkapkan hal tersebut pada Selasa (27/3/2012) waktu setempat, setelah lima jam pemilik Major League Baseball (Liga Bisbol Amerika Serikat) menyetujui tiga kelompok yang akan mengakusisi Dodgers.
Johnson sendiri sebelumnya dikabarkan akan bersaing dengan pemilik Dallas Mavericks, Mark Cuban, untuk mendapatkan Dodgers. Akusisi ini akan rampung pada akhir April nanti.
Magic Johnson Beli Klub Bisbol Los Angeles Dodgers
LOS ANGELES - Ketertarikan mantan salah satu legenda
NBA, Magic Johnson, untuk membeli salah satu tim legendaris bisbol
ternyata bukan rahasia lagi.Menurut Associated Press, pemilik Los Angeles Dodgers, Frank McCourt, telah mengumumkan bahwa mereka telah memiliki kesepakatan sebesar 2 miliar dollar AS (sekitar Rp 18,1 triliun) kepada sebuah kelompok yang berisikan mantan bintang Lakers tersebut, serta mantan pemain bisbol Atlanta Braves dan Presiden Washington Nationals, Stan Kasten. Dengan harga tersebut, itu akan menjadi pembelian termahal sepanjang sejarah dunia bisbol Amerika.
McCourt mengungkapkan hal tersebut pada Selasa (27/3/2012) waktu setempat, setelah lima jam pemilik Major League Baseball (Liga Bisbol Amerika Serikat) menyetujui tiga kelompok yang akan mengakusisi Dodgers.
Johnson sendiri sebelumnya dikabarkan akan bersaing dengan pemilik Dallas Mavericks, Mark Cuban, untuk mendapatkan Dodgers. Akusisi ini akan rampung pada akhir April nanti.
11.29
BANDUNG - Tuntasnya rangkaian program character
building atlet Pelatda Jabar yang akan berlaga di perhelatan akbar multi
event Pekan Olahraga Nasional (PON) XVIII Riau pekan lalu, kini sebagai
salah satu program pematangan para atlet, Komite Olahraga Nasional
Indonesia (KONI) Jawa Barat fokuskan program sentralisasi atlet Pelatda
Jabar.
Menurut Ketua Umum KONI Jabar, Azis Syarif, rencananya program sentralisasi tersebut akan dikukuhkan oleh Gubernur Jawa barat, Ahmad Heryawan, pada tanggal 3 April mendatang di GOR Pajajaran, Bandung. “Jika tidak ada halangan Insya Allah sentralisasi tersebut akan dikukuhkan gubernur tanggal tiga April yang akan datang,” kata Azis.
Pada program sentralisasi yang akan di fokuskan nanti, akan melibatkan sekitar 750 atlet dan pelatih. Namun untuk sebagian cabang olahraga, program sentralisasi tersebut sudah dilakukan. Seperti cabor angkat besi di Kota Bekasi, dan angkat berat di bandung yang sudah semenjak Januari lalu melakukan sentralisasi.
Terutama untuk cabor-cabor yang dilatih langsung oleh pelatih asal Korea, seperti Judo, panahan, gulat, dan anggar yang sudah melakukan sentralisasi dari bulan Mei tahun 2011 lalu.
“Sebenarnya sudah ada beberapa cabor yang telah melakukan sentralisasi lebih awal. Untuk program character building yang sudah dilaksanakan kemarin juga termasuk program sentralisasi atlet pelatda Jabar,” ujar ketua Umum KONI Jabar.
Setelah program sentralisasi nanti diresmikan, cabor-cabor akan menggelar try out ataupun try in. Bahkan menurutnya, sudah ada beberapa atlet Pelatda Jabar yang diberangkatkan ke luar negeri. Diantaranya Judo ke Korea Selatan, dan sepatu roda ke New Zeland.
“Kebutuhan try out ini tergantung dari setiap cabor, jadi tidak semuanya. Namun kalau itu sangat diperlukan untuk kemajuan prestasi di PON nanti, kami sangat mendukung,” ujarnya.
Sebagi langkah persiapan tempat tinggal para atlet, Wisma Atlet "Prestasi" yang dibangun KONI Jawa Barat sebagai hunian beberapa cabor yang akan memasuki tahapan sentralisasi mulai April 2012 mendatang, sudah dalam tahap penyelesaian.
Wisma tersebut dipersiapkan agar semua cabor yang sentralisasi lebih fokus untuk mengasah performa mereka menjelang PON XVIII Riau, September mendatang.
“Waktu pelakasanaan PON tinggal sebentar lagi, semua yang terlibat dalam pelaksanaan PON ini harus lebih siap dan tetap fokus untuk menorehkan prestsi di tingkat nasional,” pungkasnya.
KONI Jabar Fokuskan Sentralisasi Atlet
BANDUNG - Tuntasnya rangkaian program character
building atlet Pelatda Jabar yang akan berlaga di perhelatan akbar multi
event Pekan Olahraga Nasional (PON) XVIII Riau pekan lalu, kini sebagai
salah satu program pematangan para atlet, Komite Olahraga Nasional
Indonesia (KONI) Jawa Barat fokuskan program sentralisasi atlet Pelatda
Jabar.Menurut Ketua Umum KONI Jabar, Azis Syarif, rencananya program sentralisasi tersebut akan dikukuhkan oleh Gubernur Jawa barat, Ahmad Heryawan, pada tanggal 3 April mendatang di GOR Pajajaran, Bandung. “Jika tidak ada halangan Insya Allah sentralisasi tersebut akan dikukuhkan gubernur tanggal tiga April yang akan datang,” kata Azis.
Pada program sentralisasi yang akan di fokuskan nanti, akan melibatkan sekitar 750 atlet dan pelatih. Namun untuk sebagian cabang olahraga, program sentralisasi tersebut sudah dilakukan. Seperti cabor angkat besi di Kota Bekasi, dan angkat berat di bandung yang sudah semenjak Januari lalu melakukan sentralisasi.
Terutama untuk cabor-cabor yang dilatih langsung oleh pelatih asal Korea, seperti Judo, panahan, gulat, dan anggar yang sudah melakukan sentralisasi dari bulan Mei tahun 2011 lalu.
“Sebenarnya sudah ada beberapa cabor yang telah melakukan sentralisasi lebih awal. Untuk program character building yang sudah dilaksanakan kemarin juga termasuk program sentralisasi atlet pelatda Jabar,” ujar ketua Umum KONI Jabar.
Setelah program sentralisasi nanti diresmikan, cabor-cabor akan menggelar try out ataupun try in. Bahkan menurutnya, sudah ada beberapa atlet Pelatda Jabar yang diberangkatkan ke luar negeri. Diantaranya Judo ke Korea Selatan, dan sepatu roda ke New Zeland.
“Kebutuhan try out ini tergantung dari setiap cabor, jadi tidak semuanya. Namun kalau itu sangat diperlukan untuk kemajuan prestasi di PON nanti, kami sangat mendukung,” ujarnya.
Sebagi langkah persiapan tempat tinggal para atlet, Wisma Atlet "Prestasi" yang dibangun KONI Jawa Barat sebagai hunian beberapa cabor yang akan memasuki tahapan sentralisasi mulai April 2012 mendatang, sudah dalam tahap penyelesaian.
Wisma tersebut dipersiapkan agar semua cabor yang sentralisasi lebih fokus untuk mengasah performa mereka menjelang PON XVIII Riau, September mendatang.
“Waktu pelakasanaan PON tinggal sebentar lagi, semua yang terlibat dalam pelaksanaan PON ini harus lebih siap dan tetap fokus untuk menorehkan prestsi di tingkat nasional,” pungkasnya.

