Majalah Sports: Tinju
Headlines News :

Latest Post

Tampilkan postingan dengan label Tinju. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tinju. Tampilkan semua postingan

"Tes Doping, Bagus untuk Tinju"

Tim Bradley siap menghadapi Pacquiao

Majalah Sports - MANILA - Polemik terkait diadakannya tes doping bagi setiap petinju sebelum bertanding masih menjadi spekulasi. Ada yang mendukung, namun tak jarang juga yang melontarkan penolakannya.

Petinju Amerika yang memegang rekor belum terkalahkan,Timothy Bradley Jr mendukung diadakannya tes doping secara acak sebelum pertarungan.  Juara dunia kelas Light welterweight versi WBO ini menyatakan, diadakannya tes doping akan meminimalisir terjadinya kecurangan.

“Pengadaan tes doping secara acak dan tes darah, saya rasa itu bagus. Menurut saya, itu merupakan ide yang luar biasa untuk tinju,” tegas Bradley dikutip ABS-CBNnews, Minggu (1/4/2012).

Bradley nampaknya punya alasan khusus dibalik keputusannya mendukung diadakannnya tes doping. Diketahui, petinju 28 tahun ini dijadwalkan bakal adu jotos dengan jawara pound for pound, Manny ‘Pacman‘ Pacquiao, 9 Juni nanti.

Seperti diketahui, Pacquiao memang sempat menolak ide ini. Juara dunia di 8 kelas berbeda ini menolak permintaan calon lawannya, Floyd Mayweather Jr untuk melakukan tes darah.

Namun, belakangan Pacman bersedia melakukan tes darah. Sayang, duel akbar antara Pacman dan petinju yang memegang rekor belum terkalahkan ini tetap urung terlaksana lantaran kabarnya kedua belah pihak tidak menemukan kata sepakat perihal bayaran yang diterima masing-masing petinju.

Ditanya apakah dirinya sengaja mengapungkan isu tes doping demi menciutkan nyali Pacquiao, Bradley langsung melontarkan bantahan. Mantan juara dunia WBC ini menegaskan dirinya tetap siap menghadapi Pacquiao sekalipun petinju yang juga anggota dewan Filipina ini menolak melakukannya.

Tak Akan Ada Pertarungan Pacquiao-Mayweather?

Floyd Maywetaher Jr vs Manny Pacquiao (Foto: Sportige)

Majalah Soccer - LAS VEGAS - Tampaknya sebuah pertarungan yang dinanti-nantikan antara Manny Pacquiao berhadapan dengan Floyd Mayweather Jr tidak akan terwujud pada tahun 2013 seperti yang diwacanakan.

The Telegraph melaporkan, konfrontasi antara dua petinju papan atas dunia ini seolah hambar karena ternyata rencana duel mereka tak benar-benar masuk dalam agenda tahun depan. Pada tahun 2013, Pac Man berencana untuk menggantung sarung tinju, dan Mayweather malah direncanakan bertarung dengan petinju lainnya.

Seperti diketahui sebelumnya, petinju asal Filipina tersebut mengaku mendapat perintah dari Tuhan untuk berhenti bertinju. Padahal, begitu besar ekspetasi pencinta tinju dunia untuk melihat mega duel antara Pac Man melawan The Money.

Sementara itu, Amir Khan rumornya menjadi calon lawan tanding The Money pada tahun 2013. Petinju Inggris kelahiran 25 tahun lalu itu dianggap bisa dijadikan lawan bagus untuk Mayweather mempertahankan rekor tak terkalahkan petinju asal Amerika Serikat tersebut.

Rekor bertanding Khan sendiri saat ini 26 menang, 2 kali kalah dengan kemenangan 18 kali KO, sedangkan Mayweather 42 kali menang tanpa kekalahan dan 26 kali menang KO.

Selain itu, Pacquiao yang kini berusia 33 tahun tampaknya mulai fokus dengan urusan kenegaraan, di mana dia diketahui juga merupakan seorang politisi di Filipina. Pacquiao yang kini menyandang gelar juara dunia kelas welter WBO juga bakal bertarung menghadapi Timothy Bradley pada 9 Juni nanti di MGM Grand Garden Arena, Las Vegas.

King Khan Tuntut Gelarnya Kembali

Amir Iqbal Khan (kiri) siap kembali merebut gelar WBA dan IBF dari Lamont Peterson (Foto: Getty Images)

Majalah Sports - LONDON – Edisi kedua laga tarung Amir Khan vs Lamont Peterson akan menjadi pertaruhan dalam karier Khan. Setelah tuntutan tarung ulang diizinkan WBA, kini tekad untuk mengambil kembali gelar WBA dan IBF dari tangan Peterson kian membara.

King Khan – julukan Khan, sempat merasa ‘dipermainkan’ wasit yang memimpin laga tarung pertamanya dengan Peterson, tahun lalu. Kini, laga rematch akan diadakan 19 Mei mendatang dan Khan mengaku kondisi dirinya sudah berbeda dan siap untuk menuntut dua gelarnya dikembalikan.

“Saya akan menjadi petarung yang berbeda, karena sekarang saya lebih lapar kemenangan dan lebih fokus dari sebelumnya. Terkadang, saat segala hal tak seperti yang anda inginkan, keadaan itu akan membuat anda lebih tangguh,” seru petinju Inggris berdarah Pakistan itu.

“Saya menginginkan dua gelar saya kembali dan itulah alasan saya amat menginginkan tarung ulang ini,” tambahnya kepada Las Vegas Review-Journal, Minggu (25/3/2012).

Sementara pelatih Khan, Freddie Roach tak kalah optimisnya dengan sang anak asuh. Roach sudah mengajarinya beberapa gerakan baru agar membuat gaya tarung Khan berbeda dari sebelumnya.

Roach pun memberikan keistimewaan kepada Khan untuk bisa melakukan sparring dengan Manny Pacquiao. Roach melakukan itu untuk meningkatkan mental bertarung Khan di atas ring nanti.

“Kami melalui pertarungan yang berat ketika bertemu pertama kali. Tapi kali ini saya memberikan gerakan baru kepada Khan. Saya akan membuat sedikit penyesuaian, tapi efeknya akan sangat terasa,” tutur Roach yang juga pelatih Pacman.

“(Berlatih tanding dengan Pacquiao) membantunya untuk menyiapkan mental yang lebih kuat. Jika dia (Khan) mampu menghadapi tekanan Pacquiao, maka dia harusnya mampu berbuat hal serupa saat di atas ring dengan Lamont Peterson,” tutup Roach.

Bradley Pede Abis

Timothy Ray Bradley


NORTH PALM SPRING – Nama besar Manny Pacquiao tak membuat sedikit pun bulu kuduk Timothy Bradley merinding. Malah, melawan petinju besar seperti Pacquiao membuat motivasi dan kepercayaan dirinya melangit.

Bradley dijadwalkan naik ring untuk adu jotos dengan Pacman pada 9 Juni mendatang, untuk memperebutkan gelar WBO kelas welter. Pacquiao tentu akan menjadi kubu yang paling difavoritkan. Tapi jangan dulu remehkan The Desert Storm – julukan Bradley.

Setiap peluang tetap ada ketika keduanya belum naik ring. Bradley pun mengusung kejumawaan dan sikap pede besar. Torehan dan catatan belum terkalahkannya membuat Bradley pantas untuk meninggikan dirinya di atas Pacquiao.

Bradley yakin bisa menang, lewat KO atau pun kemenangan angka. Yang pasti, Bradley tahu betul, Pacquiao harus mempersiapkan diri ekstra keras untuk bisa mengatasinya: “Saya pantas berada di puncak dunia, karena itulah saya amat percaya diri,” seru Bradley.

“Mereka (tim Pacquiao) takkan tahu apa yang akan saya lakukan terhadapnya. Mereka tidak tahu saya berlatih atas motivasi apa. Tapi mereka tahu saya petarung sejati dan Pacquiao sadar betul bahwa saya adalah ancaman baginya,” lanjutnya, sebagaimana disitat Yahoosports, Rabu (28/3/2012).

“Dia tahu saya lawan berat baginya. Itulah kenapa dia memulai latihannya lebih dini. Sebelumnya Pacquiao tak tahu siapa saya dan saya akan menunjukkan padanya di atas ring. Dia akan tahu, seperti apa petarung yang akan melawannya,” tandas Bradley.

Sang Naga Belum Rampung Bangun Kekuatan

Christian John

JAKARTA – Menyongsong laga tarung ke-16 kalinya dalam mempertahankan sabuk kelas bulu WBA, Chris John masih mengejar ‘deadline’ untuk membangun kembali kebugaran fisik dan kekuatannya.

The Dragon – julukan Chris, akan kembali naik ring menghadapi penantangnya, Shoji Kimura di tempat netral, Singapura pada 5 Mei mendatang. Chris pun masih dalam jadwal pembangunan kembali kondisi kekuatan setelah empat bulan absen dari atas ring.

Terakhir kali Chris turun berlaga, adalah akhir tahun lalu ketika mempertahankan gelar untuk ke-15 kalinya setelah mengalahkan petinju Ukraina, Stanyslav Merdov di Perth. Soal materi latihan, Chris juga ternyata belum tahu banyak. Menu latihan masih dirahasiakan sang pelatih.

“Saat ini saya masih dalam proses kebugaran yang belum maksimal. Saya harus kembali mendapatkan kekuatan fisik dan stamina saya lagi. Soal materi, saya belum tahu apa yang akan diberikan pelatih, tapi sepertinya besok saya akan melakukan sesi sparring,” terangnya, sebagaimana disadur Boxing Scene, Senin (26/3/2012).

Soal lawannya, tak sedikitpun terbersit dalam pikiran Chris untuk menganggap remeh Kimura. Pertarungan terakkhir Kimura memang menghasilkan kekalahan, tapi bukan berarti The Indonesian Thin Man boleh lengah di tiap detik kala di atas ring.

Saya sudah melihat pertarungan terakhirnya lewat jejaring YouTube saat dia melawan Poonsawat Kratingdaenggym. Saya tahu dia (Kimura) kalah, tapi saya harus tetap mempersiapkan diri sebaik mungkin,” tutup petinju yang belum sekalipun tercela satu kekalahan pun itu.

Sport News

More on this category »
 
Support : Rasa Susu Segar | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Majalah Sports - All Rights Reserved
Template Modify by Creating Website
Proudly powered by Blogger