Majalah Sports
Headlines News :

Latest Post

Tak Akan Ada Pertarungan Pacquiao-Mayweather?

Floyd Maywetaher Jr vs Manny Pacquiao (Foto: Sportige)

Majalah Soccer - LAS VEGAS - Tampaknya sebuah pertarungan yang dinanti-nantikan antara Manny Pacquiao berhadapan dengan Floyd Mayweather Jr tidak akan terwujud pada tahun 2013 seperti yang diwacanakan.

The Telegraph melaporkan, konfrontasi antara dua petinju papan atas dunia ini seolah hambar karena ternyata rencana duel mereka tak benar-benar masuk dalam agenda tahun depan. Pada tahun 2013, Pac Man berencana untuk menggantung sarung tinju, dan Mayweather malah direncanakan bertarung dengan petinju lainnya.

Seperti diketahui sebelumnya, petinju asal Filipina tersebut mengaku mendapat perintah dari Tuhan untuk berhenti bertinju. Padahal, begitu besar ekspetasi pencinta tinju dunia untuk melihat mega duel antara Pac Man melawan The Money.

Sementara itu, Amir Khan rumornya menjadi calon lawan tanding The Money pada tahun 2013. Petinju Inggris kelahiran 25 tahun lalu itu dianggap bisa dijadikan lawan bagus untuk Mayweather mempertahankan rekor tak terkalahkan petinju asal Amerika Serikat tersebut.

Rekor bertanding Khan sendiri saat ini 26 menang, 2 kali kalah dengan kemenangan 18 kali KO, sedangkan Mayweather 42 kali menang tanpa kekalahan dan 26 kali menang KO.

Selain itu, Pacquiao yang kini berusia 33 tahun tampaknya mulai fokus dengan urusan kenegaraan, di mana dia diketahui juga merupakan seorang politisi di Filipina. Pacquiao yang kini menyandang gelar juara dunia kelas welter WBO juga bakal bertarung menghadapi Timothy Bradley pada 9 Juni nanti di MGM Grand Garden Arena, Las Vegas.

King Khan Tuntut Gelarnya Kembali

Amir Iqbal Khan (kiri) siap kembali merebut gelar WBA dan IBF dari Lamont Peterson (Foto: Getty Images)

Majalah Sports - LONDON – Edisi kedua laga tarung Amir Khan vs Lamont Peterson akan menjadi pertaruhan dalam karier Khan. Setelah tuntutan tarung ulang diizinkan WBA, kini tekad untuk mengambil kembali gelar WBA dan IBF dari tangan Peterson kian membara.

King Khan – julukan Khan, sempat merasa ‘dipermainkan’ wasit yang memimpin laga tarung pertamanya dengan Peterson, tahun lalu. Kini, laga rematch akan diadakan 19 Mei mendatang dan Khan mengaku kondisi dirinya sudah berbeda dan siap untuk menuntut dua gelarnya dikembalikan.

“Saya akan menjadi petarung yang berbeda, karena sekarang saya lebih lapar kemenangan dan lebih fokus dari sebelumnya. Terkadang, saat segala hal tak seperti yang anda inginkan, keadaan itu akan membuat anda lebih tangguh,” seru petinju Inggris berdarah Pakistan itu.

“Saya menginginkan dua gelar saya kembali dan itulah alasan saya amat menginginkan tarung ulang ini,” tambahnya kepada Las Vegas Review-Journal, Minggu (25/3/2012).

Sementara pelatih Khan, Freddie Roach tak kalah optimisnya dengan sang anak asuh. Roach sudah mengajarinya beberapa gerakan baru agar membuat gaya tarung Khan berbeda dari sebelumnya.

Roach pun memberikan keistimewaan kepada Khan untuk bisa melakukan sparring dengan Manny Pacquiao. Roach melakukan itu untuk meningkatkan mental bertarung Khan di atas ring nanti.

“Kami melalui pertarungan yang berat ketika bertemu pertama kali. Tapi kali ini saya memberikan gerakan baru kepada Khan. Saya akan membuat sedikit penyesuaian, tapi efeknya akan sangat terasa,” tutur Roach yang juga pelatih Pacman.

“(Berlatih tanding dengan Pacquiao) membantunya untuk menyiapkan mental yang lebih kuat. Jika dia (Khan) mampu menghadapi tekanan Pacquiao, maka dia harusnya mampu berbuat hal serupa saat di atas ring dengan Lamont Peterson,” tutup Roach.

Podium Pertama Perez

Sergio Perez

Majalah Sports - SEPANG – Siapa yang menyangka, pembalap tim medioker seperti Sauber mampu mencatatkan podium kedua pada balapan Grand Prix Formula One Malaysia, di Sirkuit Sepang, akhir pekan lalu.

Adalah Sergio Perez yang sukses membuat mobil Sauber terparkir di urutan tiga besar. Prediksi tim dalam memilih ban yang cocok dalam kondisi cuaca yang tidak bersahabat cukup banyak membantu Perez tampil menawan.

Start dari posisi kesepuluh, pembalap berkebangsaan Meksiko ini konsisten dan sukses menyodok ke tiga besar, dengan memanfaatkan kesalahan prediksi tim-tim papan atas seperti Mclaren dan Red Bull dalam pemilihan ban di tengah cuaca hujan dan trek basah di Sepang.

Bahkan, Perez sebenarnya dinilai bisa saja menjuarai GP Malaysia seandainya mobil milik dia tidak tergelincir keluar lintasan sehingga jaraknya dengan Fernando Alonso yang memimpin lomba semakin jauh.

Beredar kabar juga adanya konspirasi agar Perez tak menyalip Alonso yang pada akhirnya menjuarai seri kedua musim ini, namun hal itu langsung dibantah pihak Sauber. Terlepas dari hal itu, penampilan Perez memang patut diacungi jempol, terutama ketika dia juga telat mengganti ban slick, namun tetap mampu menjaga posisinya di urutan kedua.

Maka patutlah kiranya pujian diberikan kepada pembalap berusia 22 tahun ini yang membuat kejutan, menghasilkan balapan yang di luar prediksi. Bukan tak mungkin, prestasi yang diraihnya di Sepang merupakan titik awal karier cemerlangnya di Formula One.

Bimasakti Manfaatkan Buruknya Akurasi BSC

Bimasakti Manfaatkan Buruknya Akurasi BSC 

Majalah Sports - JAKARTA Bimasakti Nikko Steel Malang yang diperkuat oleh pencetak angka terbanyak di NBL Indonesia saat ini, Yanuar Priasmoro terlalu tangguh bagi Comfort Mobile BSC Jakarta. Dengan field goals mencapai 43 persen, Bimasakti menekuk BSC 65-26.

Dalam pertandingan di Hall A Basket, Senayan, Senin (2/4/2012), laga sama kuat berlangsung di kuarter pertama. Richardo Uneputty yang terkenal memiliki kecepatan tinggi dalam membawa bola berhasil beberapa kali mengecoh para pemain Bimasakti.

Namun demikian, posisi rekan-rekan Uneputty tidak begitu baik untuk mencetak angka. Uneputty meraih dua angka dan satu assist untuk menyamakan kedudukan dengan Bimasakti 11-11.

Pola permainan BSC yang sangat mengandalkan kecepatan point guard mereka mulai terbaca oleh Bimasakti. Laju bola-bola menuju pemain BSC terbaca mudah setelah Uneputty kehabisan langkah dan harus melakukan passing.

Tangguh saat bertahan, Bimasakti mulai mendominasi ketika menyerang. Yanuar yang hanya mencetak dua angka di kuarter pertama mulai memperlihatkan dominasinya. Duo bigman BSC, Rendra Rudini dan Gabriel Sitaniapesy tidak berhasil menghadang agresi Yanuar. Yanuar menambah delapan angka bagi timnya pada total 23 poin di kuarter kedua.

Mampu meminimalisasi kesalahan turn over, BSC terbentur akurasi. Tim asuhan Coach Bintoro ini hanya berhasil mencetak tiga angka di kuarter kedua dan enam angka di kuarter ketiga. Bimasakti sendiri mampu memenangkan permainan cepat dan adu kuat di bawah ring. Bimasakti unggul 29 angka di akhir kuarter ketiga, 49-20.

Dengan total jumlah tembakan mencapai 68 kali, BSC justru kalah dari Bimasakti yang hanya mempunyai 58 peluang. Akurasi tembakan menjadi kunci kemenangan Bimasakti, selain tentu saja koordinasi permainan yang lebih baik. Yanuar kembali menjadi pencetak angka terbanyak bagi Bimasakti dengan 17 poin. Bigman BSC, Gabriel mencetak enam angka, terbanyak bagi timnya.

Satria Muda Mantap di Puncak


Satria Muda Mantap di PuncakMajalah Sports - JAKARTASatria Muda semakin mantap di puncak klasemen NBL Indonesia 2011-2012. Anak asuh Ocky Tamtelahitu ini baru benar-benar menjauh di kuarter terakhir. Satria Muda menang telak atas NSH GMC Riau 73-41.

Dalam laga di Hall A Basket Senayan, Jakarta, Wellyanson Situmorang yang turun sebagai starter dan bermain selama lima menit di kuarter pertama menyumbang angka terbanyak bagi Satria Muda.

Welly yang memiliki tembakan maut di area perimeter gagal diantisipasi oleh para pemain NSH GMC. Unggul 20-13, kuarter pertama laga ini merupakan waktu pertama bagi Youbel Sondakh untuk kembali bermain sejak penampilan terakhirnya di final NBL Indonesia 2010-2011.

Andalan NSH GMC, Ryan Febriyan yang mencetak enam angka di kuarter pertama mendapat tekanan keras dari Cristian Ronaldo Sitepu dan Galank Gunawan di kuarter kedua. Pertahanan ketat ini memaksa Ryan hanya mampu mencetak dua angka.

Pada kubu Satria Muda, Schiffo Liogu yang jarang dimainkan oleh Pelatih Ocky Tamtelahitu bermain baik dengan mencetak empat angka. Satria Muda unggul 38-25 di akhir kuarter kedua.

Pertahanan Satria Muda melonggar di kuarter ketiga. Hal ini menjadi celah NSH GMC untuk mengimbangi permainan. Namun kualitas para pemain Satria Muda yang sangat merata ketika melakukan serangan menutupi efek dari pertahanan yang longgar. Satria Muda menambah 16 angka di kuarter ketiga, sedangkan NSH GMC cukup baik dengan 11 poin.

Bonanza Siregar menjadi pencetak angka terbanyak bagi Satria Muda dengan 12 poin, disusul Arki Dikania Wisnu, 11 poin. Pemain tertinggi NBL Indonesia, Max Yanto mencetak 12 poin bagi NSH GMC.

Celtics Sukses Hempaskan Heat


Rajon Rondo menembak, mengoper, dan membuat rebound/ReutersMajalah Sports - BOSTON – Triple-double Rajon Rondo sukses mengantarkan Boston Celtics menghempaskan Miami Heat 91-72. Rondo mencetak 16 poin, 14 assist, dan 11 rebounds.

Penampilan luar biasa dari point guard andalan Celtics pada laga yang berlangsung di TD Garden, Senin (2/4/2012) pagi WIB, tersebut menghadirkan kekalahan terbesar bagi Heat musim ini.

Pada kuarter ketiga saja, Rondo membukukan delapan assist sehingga memperlebar keunggulan Celtics dari 49-44 di kuarter kedua menjadi 80-56 di akhir kuarter tersebut. Sadar timnya tertinggal jauh, pada kuarter keempat, Heat memilih mengistirahatkan seluruh bintang mereka dan akhirnya menyerah 72-91.

Rondo mencatat triple-doublenya dalam laga yang disiarkan secara nasional tersebut saat kuarter keempat masih tersisa 8 menit lagi. Ini merupakan triple-double Rondo yang kelima di musim ini dan raihan setidaknya 10 assist yang ke-13 berturut-turut.

“Empat atau lima rekan setim datang kepada saya dan berkata bahwa saya harus agresif serta menunjukkan kepada mereka betapa saya adalah seorang point guard yang bagus. Jadi, saya hanya mencoba keluar bermain dan bermain dengan hebat,” kata Rondo seperti dikutip dari ESPN.

Penampilan hebat Rondo ini berkebalikan dengan megabintang Heat LeBron James yang gagal mencatat satu pun assist—kali kedua sepanjang karier James. Bahkan, forward andalan Heat Chris Bosh hanya mencetak empat angka saja. James mencetak 23 angka sementara Dwyane Wade mencatat 15 angka.

Heat memang mencatat kekalahan paling sedikit di kandang sendiri pada musim ini, yakni 21-2, tetapi rekor tandang mereka sangat buruk, yakni 16-12. Kekalahan dari Celtics merupakan kekalahan ketujuh dari 10 laga tandang terakhir Heat.

Bahkan, tiga laga tandang terakhir selalu berakhir dengan kekalahan lebih dari 15 poin, antara lain 87-103 dari Oklahoma City Thunder dan 95-125 dari San Antonio Spurs. “Jelas kami bermasalah di laga tandang. Kami harus lebih tangguh lagi secara mental,” kata James.

Kelima starter Celtics tampil bagus karena sukses menyumbang banyak angka. Paul Pierce membuat 23 poin, shooting guard Avery Bradley 13 poin, dan Kevin Garnett 10 poin. Bahkan, power forward Brandon Bass membukukan double-double 16 poin dan 10 rebound.

Celtics kini menduduki peringkat empat Wilayah Timur sementara Heat masih menempati posisi dua wilayah yang sama.

Berikut hasil pertandingan NBA lainnya yang digelar pada hari ini:
Houston Rockets 102 – 104 Indiana Pacers (OT)
Toronto Raptors 99 – 92 Washinton Wizards
Orlando Magic 101 – 104 Denver Nuggets
Phoenix Suns 92 – 75 New Orleans Hornets

Sport News

More on this category »
 
Support : Rasa Susu Segar | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Majalah Sports - All Rights Reserved
Template Modify by Creating Website
Proudly powered by Blogger